
Nusantarapress.com l Takalar – Upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kecamatan Mangarabombang kab Takalar diwarnai dengan sorotan tajam terkait minimnya kehadiran kepala desa dan lurah. Acara yang seharusnya menjadi momentum khidmat dan kebersamaan ini justru menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat.(17/8/2025)
Dari pantauan awak media di lokasi, hanya tiga kepala desa dan lurah yang tampak hadir dalam upacara tersebut. Ketidak hadiran sejumlah besar pemimpin desa ini memicu beragam spekulasi dan kekecewaan di tengah masyarakat Mangarabombang.
Menurut jadwal yang telah ditetapkan, upacara penurunan bendera seharusnya dimulai pukul 16.30 WITA. Namun, akibat menunggu kehadiran kepala desa lainnya, acara terpaksa molor hingga 30 menit. Keterlambatan ini semakin memperburuk suasana dan menambah kekecewaan masyarakat yang telah hadir untuk menyaksikan momen penting tersebut.
Ketua Panitia Perkemahan Kecamatan Mangarabombang, Muhammad Haris, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Bontomanai, menjadi sorotan utama dalam insiden ini. Masyarakat mempertanyakan komitmen dan koordinasi panitia dalam memastikan kehadiran seluruh kepala desa dan lurah.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Mangarabombang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Kok cuma tiga kepala desa saja yang hadir, yang lain kemana?” ujarnya dengan nada heran. Sumber lain menambahkan, “Pak Camat saja tidak hadir, apalagi kepala desa. Pasti mereka ikut camatnya, atau jangan-jangan ikut penurunan bendera di kabupaten,” katanya sambil tertawa.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi Ketua Panitia, Muhammad Haris, S.Sos., melalui pesan WhatsApp untuk mendapatkan klarifikasi. Namun, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Insiden ini menjadi catatan penting bagi evaluasi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. Diharapkan, seluruh pihak terkait dapat mengambil pelajaran dan meningkatkan koordinasi serta komitmen dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.( Red )

Leave a Reply